Latest Post
sms gratis ke semua operator
Written By iyan_reload on Kamis, 31 Mei 2012 | 00.57
cara ngecek no hp sendiri
Written By iyan_reload on Rabu, 30 Mei 2012 | 22.40
kadang kita sering lupa akan no hp kita sendiri __ untuk mengatasi itu g sah kawatir ini sudah saya siapkan gmn cara mengecek nmr hp sendiri :
1. Cara Mengetahui Nomor TELKOMSEL (Simpati dan Kartu As)
1. Cara Mengetahui Nomor TELKOMSEL (Simpati dan Kartu As)
- Untuk Cek Nomor tekan *808# lalu Call
- Untuk Cek Pulsa tekan *888# lalu Call
- Untuk Daftar Paket Internet tekan *363# lalu Call
- Untuk Cek Nomor tekan *123*7*1*1*1#
- Call Center 817
- Untuk Layanan yang lainnya bisa di cek di *123#
- Untuk Cek Nomor tekan *777*8#
- Cek Pulsa dan Masa Aktif tekan *555#
- Untuk Layanan Lain tekan *777#
- Untuk Cek Nomor tekan *2#
- Untuk Informasi Pulsa tekan *888#
- Untuk Cek Nomor tekan *998#
- Untuk Daftar Paket Internet tekan *123#
- Untuk Cek Pulsa tekan *123*8#
- Untuk Cek Nomor tekan *551#
- Untuk Cek Nomor ketik : STATUS lalu kirim ke 551
- Gunakanlah HP CDMA dari Nokia
- Pada Menu Home tekan *3001#12345#
- Selanjutnya Pilih NAM1
- Lalu pilih MOBILE ID NUMBER
Tips Memilih Laptop Yang Pas Buat Gaming!
Memilih laptop memang bukan perkara mudah. Apalagi jika laptop yang
diinginkan diharapkan bisa memenuhi hasrat kamu untuk bermain games. Nah
biar agan tidak salah pilih, simak ulasan memilih laptop untuk gaming
berikut.

Nah gan, tidak sulit bukan memilih laptop untuk gaming? Asalkan kamu teliti dan memperhatikan spesifikasi, kamu akan mendapatkan laptop yang diinginkan.
sumber : forum detik
- Pertimbangkan Kekuatan. Pertimbangkan kekuatan laptop untuk gaming. Kamu bisa menyesuaikannya dengan games apa yang akan kamu mainkan. Lihat spesifikasi pendukungnya seperti persyaratan minimum, rekomendasi perangkat yang disarankan dari games. Hal ini penting untuk dipertimbangkan mengingat akan mempengaruhi kinerja laptop saat diajak “bermain”
- Lihat Kebutuhan Kedepan. Games pastinya akan terus meningkat dan
berkembang. Hal tersebut pasti akan merubah spesifikasi dari perangkat
yang direkomendasikan untuk menjalankan games tersebut. Mempertimbangkan
kebutuhan untuk selanjutnya sangat penting. Jangan sampai laptop kamu
hanya dapat memainkan games yang itu-itu saja.
- Perhatikan Layar. Layar dengan ukuran yang besar akan lebih nyaman untuk digunakan untuk gaming. Hal ini akan menampilkan efek serta dimensi yang lebih jelas sehingga bermain games di laptop akan sangat menyenangkan.
- Hindari Stereotype Terhadap Merk Tertentu. Di masyarakat memang berkembang bahwa ada beberapa merk laptop dengan kemampuan dan spesifikasi masing-masing. misalnya untuk bisnis lebih baik laptop dengan merk A, untuk pelajar B, sedangkan untuk games C. Hilangkan pikiran seperti demikian. Memilih laptop untuk gaming bukan karena merk, melainkan spesifikasi laptop itu sendiri.
- Pertimbangkan Harga. Harga memang pertimbangan penting mengingat berapa budget yang akan kamu keluarkan. Lagi-lagi pilihlah laptop sesuai kebutuhan. Bukan berarti dengan harga lebih mahal kamu akan mendapatkan laptop yang sempurna untuk gaming. Hal ini kembali lagi kepada spesifikasi laptop itu sendiri.
Nah gan, tidak sulit bukan memilih laptop untuk gaming? Asalkan kamu teliti dan memperhatikan spesifikasi, kamu akan mendapatkan laptop yang diinginkan.
sumber : forum detik
bye-bye sms gratisan
Jakarta - Dalam hitungan hari, seluruh operator
telekomunikasi di Indonesia akan menerapkan skema baru dalam pungutan
tarif SMS untuk pengiriman lintas operator. Saatnya kita mengucapkan
selamat tinggal untuk bonus SMS gratisan.
Ya, terhitung 31 Mei 2012 pukul 23:59:59 WIB, seluruh operator serentak akan meninggalkan skema Sender Keep All (SKA) dan beralih ke skema interkoneksi berbasis biaya (cost based).
Keputusan ini telah disepakati Kementerian Kominfo, Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI), dan para operator sebagai bentuk kompromi untuk meminimalisir penyalahgunaan penawaran SMS gratis secara broadcast.
"Kami optimistis penawaran SMS gratis akan memudar karena operator harus berhitung untuk setiap produksi SMS yang dikeluarkannya," ungkap Dirjen Sumber Daya Perangkat Pos dan Informatika Kementerian Kominfo, Muhammad Budi Setiawan, selepas Rapat Kerja dengan Komisi I di Jakarta.
Ia menjelaskan, penagihan SMS berbasis biaya menjadikan operator pengirim dan penerima SMS akan terkena biaya, berbeda dengan konsep SKA sebelumnya dimana hanya operator pengirim yang mendapatkan pemasukan.
"SKA dipakai karena diyakini konsep SMS itu 1:1 alias dikirim dan dibalas. Tetapi tren sekarang ada SMS broadcast yang menganggu pengguna karena maraknya SMS gratis. Ini juga menganggu jaringan operator penerima, sementara tidak ada pemasukan yang didapat," jelas Budi yang juga menjabat sebagai Ketua BRTI.
Untuk menjalankan SMS berbasis biaya ini nantinya settlement akan dilakukan oleh Asosiasi Kliring Trafik Telekomunikasi (Askitel). Sementara Kominfo dan BRTI hanya mengawasi prosesnya saja.
Sesuai kesepakatan, biaya interkoneksi SMS ini nantinya mengikuti hasil perhitungan biaya interkoneksi tahun 2010, yaitu sebesar Rp 23 per SMS. Perbedaan antara pola SKA dan cost based adalah SKA memungkinkan keuntungan diambil semuanya oleh operator pengirim SMS.
Sedangkan jika berbasis interkoneksi, memungkinkan revenue sharing antara operator pengirim dan penerima. Pola SMS cost based ini dianggap lebih adil bagi semua operator dan bisa menekan pengiriman SMS spam sebagai dampak dari penawaran bonus SMS yang tak terukur dari operator saat berpromosi.
"Kesepakatan harga interkoneksinya nanti dibicarakan masing-masing antaroperator secara B2B (business to business). Yang pasti tarif SMS tidak akan naik. Siapa yang bilang tarif SMS akan naik, itu tidak benar," tandas Menkominfo Tifatul Sembiring.
Ya, terhitung 31 Mei 2012 pukul 23:59:59 WIB, seluruh operator serentak akan meninggalkan skema Sender Keep All (SKA) dan beralih ke skema interkoneksi berbasis biaya (cost based).
Keputusan ini telah disepakati Kementerian Kominfo, Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI), dan para operator sebagai bentuk kompromi untuk meminimalisir penyalahgunaan penawaran SMS gratis secara broadcast.
"Kami optimistis penawaran SMS gratis akan memudar karena operator harus berhitung untuk setiap produksi SMS yang dikeluarkannya," ungkap Dirjen Sumber Daya Perangkat Pos dan Informatika Kementerian Kominfo, Muhammad Budi Setiawan, selepas Rapat Kerja dengan Komisi I di Jakarta.
Ia menjelaskan, penagihan SMS berbasis biaya menjadikan operator pengirim dan penerima SMS akan terkena biaya, berbeda dengan konsep SKA sebelumnya dimana hanya operator pengirim yang mendapatkan pemasukan.
"SKA dipakai karena diyakini konsep SMS itu 1:1 alias dikirim dan dibalas. Tetapi tren sekarang ada SMS broadcast yang menganggu pengguna karena maraknya SMS gratis. Ini juga menganggu jaringan operator penerima, sementara tidak ada pemasukan yang didapat," jelas Budi yang juga menjabat sebagai Ketua BRTI.
Untuk menjalankan SMS berbasis biaya ini nantinya settlement akan dilakukan oleh Asosiasi Kliring Trafik Telekomunikasi (Askitel). Sementara Kominfo dan BRTI hanya mengawasi prosesnya saja.
Sesuai kesepakatan, biaya interkoneksi SMS ini nantinya mengikuti hasil perhitungan biaya interkoneksi tahun 2010, yaitu sebesar Rp 23 per SMS. Perbedaan antara pola SKA dan cost based adalah SKA memungkinkan keuntungan diambil semuanya oleh operator pengirim SMS.
Sedangkan jika berbasis interkoneksi, memungkinkan revenue sharing antara operator pengirim dan penerima. Pola SMS cost based ini dianggap lebih adil bagi semua operator dan bisa menekan pengiriman SMS spam sebagai dampak dari penawaran bonus SMS yang tak terukur dari operator saat berpromosi.
"Kesepakatan harga interkoneksinya nanti dibicarakan masing-masing antaroperator secara B2B (business to business). Yang pasti tarif SMS tidak akan naik. Siapa yang bilang tarif SMS akan naik, itu tidak benar," tandas Menkominfo Tifatul Sembiring.
Langganan:
Postingan (Atom)